English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

this widget by www.AllBlogTools.com

PROJECT ALICE and CAPRI

Friday, October 1, 2010 § 0

Bercerita ketika Alice [RESIDENT EVIL : AFTERLIFE] berhasil membantai zombie-zombie yang menghalanginya mengambil sekotak rokok CAPRI superslims dihadapannya, dan dia-pun merokok dengan bangga sambil menggumam "nantang-nantang lo ama gue" ?
Dibuat dengan kertas gambar LYRA, pensil faber castell 4H, 2B, 4B, dan 8B. editing dengan photoshop dan detailing dengan penambahan filter halftone paper. klik untuk memperbesar. Enjoy this Alice !

RESIDENT EVIL : AFTERLIFE, GODDAMN SEQUEL !

§ 0

"Saya tidak berharap lebih dari sequel ! Tapi tolong perlihatkan film yang bagus buat ditonton!!"
Mengumpatlah sepuasmu kawan, sekuel ke empat adaptasi game zombie terbaik sepanjang masa ini nggak lebih dari tontonan kelas bawah macam DRAGON BALL, HITMAN, TEKKEN atau yang paling gress tapi paling ancur THE KING OF FIGHTERS. 

"Juancuk, nunggu 3 tahun ngene tok tiba'e !!" - Addo Renardo- 

Jujur, saya adalah penggemar game Resident Evil semua serinya, mulai dari Nemesis, Gun Survivor, sampai Resident Evil 4. Meskipun yang pernah tamat cuma 1 seri [Gun Survivor], tapi rasa bahagia itu masih ada pas AFTERLIFE mau diluncurkan 3 tahun setelah EXTINCTION. Walaupun puncak kebahagiaan itu ada di APOCALYPSE [soalnya ada cintaku Jill Valentine], tapi saya masih setia menunggu sampai AFTERLIFE tiba. 

Siapa dalang kejelekan AFTERLIFE? Tentu saja orang yang pertama kali patut disalahkan itu ya Paul W.S. Anderson, sutradara ngawur yang nggak ngerti kesinambungan jalan cerita dari EXTINCTION. Ketika kita berharap harap cemas dari EXTINCTION dimana Claire pergi ke Alaska yang katanya bebas dari zombie bisa selamat, eh nggak taunya disana dibohongin lagi sama UMBRELLA. Manapula si cantik jelita Claire kena infeksi zombie dari "mesin" [bayangin, mesin cok ! bukan infeksi] mirip laba-laba yang nempel di dadanya. Itupun bisa gampang dicabut sama Alice, tidak berhenti sampai disitu, Claire sekarang hilang ingatan. Coook ! opo-opoan iki..

Lupakan sosok Alice yang tampak begitu seksi di EXTINCTION, di AFTERLIFE dia potong rambut, rambutnya di cat hitam keseluruhan. Ah, dia lebih nampak seperti tante-tante parlente daripada pembasmi zombie. Terus teman-temannya di EXTINCTION, ternyata cuma hadir 15 menit di AFTERLIFE. Terus mati semua, sisa 1 Alice yang asli.

Tokoh favorit saya yang ditunggu-tunggu, bosnya Umbrella, Albert Wesker, juga nggak ada greget main disini. Gayanya yang sok cool seperti dibuat-buat, manapula dia pengecut. Kabur sana-sini, sampai terakhir akhirnya mati konyol. Padahal di game Wesker begitu cool, kuat sekali, sampai bisa berubah jadi zombie yang galaknya lebih daripada Nemesis. Tapi disini, ah harapan itu semuanya sirna, bayangkan saja Neo "The Matrix" yang dicat rambut pirang, dengan gaya sok cool, itulah Albert Wesker di AFTERLIFE. Oh ya, ada scene di AFTERLIFE Alice [asli] sempat disuntik penetral T-Virus oleh Wesker, jadi kekuatannya hilang. Tapi nggak ada pengaruh sama sekali, Alice tetap saja hebat. Bahkan lebih. Sepertinya Wesker salah obat, mungkin yang disuntikkan itu M-150 atau REDOXON.

Alaska harapan kita semua ternyata cuma mimpi, malah ganti ke sebuah kapal namanya ARCADIA. Itupun punyanya UMBRELLA, Wesker pula dalangnya. Cok apa nggak ada tempat steril dibumi ini yang bisa dibuat rokokan dengan santai sambil menghirup afternoon tea tanpa raungan para zombie?

Kehadiran Chris Redfield [Wentworth Miller] juga nggak cukup membantu. Bintang serial Prison Break ini juga MIRIP ASLI banget sama di Prison Break. Plotnya dia dipenjara, dan mencoba keluar dari penjara. Iki asline RE atau Prison Break sih? Tapi diantara semua itu, yang paling annoying menurut saya cuma comment-comment orang-orang tolol diluar sana yang terang-terang bilang AFTERLIFE itu "bagus". Saya yakin mereka menderita miopi tingkat tinggi, menyedihkan sekali bukan..? 

p.s : bahkan ada yang bilang Albert Wesker di AFTERLIFE cool banget! Saya ingin muntah mendengarnya.

NEW KID ON THE BLOCK

Tuesday, May 18, 2010 § 1

Mengenang masa SMA dulu, pasti kita semua pasti punya teman yang cenderung asik, gokil, slenge'an, sampai ada juga yang hampir gila. Tak pelak, semua orang pasti punya bahan ejekan di sekolahnya dulu, tak terkecuali saya. Siapa dia? 


M. Asad Trisandi (As'ad), begitulah makhluk ini biasa dipanggil. Jika anda mencoba mengartikan namanya menurut ajaran islam, asad berarti "manusia yang sifatnya seperti harimau, alias gagah berani". Tapi buang jauh jauh pikiran itu, ini bukan seperti yang anda pikirkan. Turutilah arti namanya menurut definisi saya yang "as berati ass = bokong, dan ad berarti add = tambahan", gabungkanlah, dan temukan arti yang sesungguhnya. Lelaki yang saat ini mengenyam pendidikan di Universitas Airlangga ini lebih dikenal teman2nya [termasuk saya] dengan sebutan sat, entah apa artinya tapi jika diperlengkap bisa juga anda panggil dia "bangsat", dan dia pasti menoleh.

Mengingat janji saya bulan April kemarin yang akan menyediakan special report bulan Mei yang berjudul "DOLLY, The Biggest ASEAN Paradise" memang cukup berat untuk dilaksanakan, jadi saya butuh seorang asisten atau kontributor tentunya, dan Asad, adalah nama pertama yang terpikir di otak saya. Sebenarnya masih banyak kontributor lain yang bisa menemani saya melakukan riset kecil [terutama pengambilan gambar] di kawasan simo tersebut, tapi Asad yang notabene masih belum terlalu berkompeten ini tetap saya lirik sebagai kontributor primer. Apa sebabnya? Tentu saja alasannya ini tidak bisa saya tolak, "saya butuh arahanmu untuk masuk ke dunia hitam". Jadi bisa dibilang jika yang lain saya seleksi dulu lewat wawancara panjang, Asad bisa membungkam saya dengan satu kalimat. Saya sampai memberikan julukan "new kid on the block" padanya, tentu saja itu tak lepas dari faktor wajahnya yang hidungnya mengambil bagian paling besar diantara yang lain. haha

Walaupun begitu, sebenarnya asad adalah mahasiswa ekonomi manajemen yang cukup berhasil, kemarin minggu dia dan timnya lolos untuk ikut dalam Sales Competitionnya Panasonic dan mendapat 4 juta rupiah untuk menyiapkan segala keperluan lombanya, cukup hebat. Lelaki yang saat ini sedang sedih karena ditinggal Dian Sastro kawin ini juga menyukai travelling, dia sampai menciptakan sebuah quote "sempu merubah segalanya", katanya. Tapi seindah apapun Dian Sastro yang dianutnya itu tetap tak bisa membuat Asad bergeming sebelum dia melihat Nia [bukan nama sebenarnya], gadis yang saat ini cenderung meninggalkan lelaki perfeksionis ini. Pandangannya dalam segi politik juga sedikit absurd, dia bersabda bahwa presiden yang berhak memimpin Indonesia adalah "Iwan Fals". Entah mengapa, dia sangat benci kesumat dengan dunia politik Indonesia. Sampai pada akhirnya dia menuliskan politics victim dalam sebuah karyanya.


Aktivis abstain dalam pemilu ini juga mulai menekuni dunia gambar. Lihat saja gambar Nia yang dia sketsa, cukup menggoda. Walaupun begitu jika anda tertarik dengan asad, dia juga tidak menutup hati. Segera kontak dia di facebook maupun twitter. Dia akan menyeleksi anda dari scent tubuh anda, sungguh kemampuan langka yang jarang dimiliki lelaki seusianya.


Dari semua kekurangannya, satu-satunya kelebihan asad yang cukup menonjol adalah fotografi. Jadi saya membutuhkan dia untuk mengambil gambar di dolly dengan skill tersebut. Apakah asad bisa menyelesaikan tugas barunya ini, kita tunggu saja sabtu besok ! Selamat memotret asad, jangan bersenggama dengan layar kameramu.